![]() |
| Category: | Books |
| Genre: | Literature & Fiction |
| Author: | Annie Dalton |
Ukuran: 13.5 x 20 cm
Tebal: 136 halaman
Terbit: Oktober 2004
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Misi Malaikat buat Mel
Pasti ada kesalahan! pikir Mel. Tidak mungkin dia jadi malaikat. Miss Rowntree, guru sekolahnya semasa hidup, bilang dia hanya cewek bodoh yang sok tahu. Mel juga tidak terlalu menyukai sekolah, lalu kenapa setelah menginggal dia harus masuk Akademi Malaikat? Lagi-lagi dia harus menghadapi duduk di kelas, membuat tugas ujian, dan menyelesaikan PR. Gak banget, kan?
Tapi ternyata Akademi Malaikat benar-benar berbeda dengan Sekolah di Bumi. Mel begitu senang berada di Surga dan bersekolah di sana sampai khawatir dia sebetulnya bukan malaikat "asli". Untungnya ketika pergi dalam misi ke London di zaman perang, untuk pertama kalinya Mel jadi yakin akan apa yang ingin dilakukannya.
Apa yang kamu rasakan ketika menyadari kamu sudah meninggal dan terdampar di suatu tempat yang bernama "Akademi Malaikat"?
Bingung, itulah yang dirasakan Mel. Tapi dia segera bisa menyesuaikan diri (tentunya) dan mulai bertugas :D
Tebal: 136 halaman
Terbit: Oktober 2004
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Misi Malaikat buat Mel
Pasti ada kesalahan! pikir Mel. Tidak mungkin dia jadi malaikat. Miss Rowntree, guru sekolahnya semasa hidup, bilang dia hanya cewek bodoh yang sok tahu. Mel juga tidak terlalu menyukai sekolah, lalu kenapa setelah menginggal dia harus masuk Akademi Malaikat? Lagi-lagi dia harus menghadapi duduk di kelas, membuat tugas ujian, dan menyelesaikan PR. Gak banget, kan?
Tapi ternyata Akademi Malaikat benar-benar berbeda dengan Sekolah di Bumi. Mel begitu senang berada di Surga dan bersekolah di sana sampai khawatir dia sebetulnya bukan malaikat "asli". Untungnya ketika pergi dalam misi ke London di zaman perang, untuk pertama kalinya Mel jadi yakin akan apa yang ingin dilakukannya.
Apa yang kamu rasakan ketika menyadari kamu sudah meninggal dan terdampar di suatu tempat yang bernama "Akademi Malaikat"?
Bingung, itulah yang dirasakan Mel. Tapi dia segera bisa menyesuaikan diri (tentunya) dan mulai bertugas :D


No comments:
Post a Comment