![]() |
| Category: | Books |
| Genre: | Childrens Books |
| Author: | Morris Gleitzman |
Ukuran: 13,5 x 20 cm
Tebal: 152 halaman
Terbit: Juni 2003
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Aku mendekatkan wajahku ke arah kakaktua itu dan menatapnya.
"Jangan takut, makhluk malang," ungkap tatapan itu. "Aku ingin membantumu."
"Minggat sana," kata si kakaktua.
Rowena Batts tidak pernah bermimpi akan memelihara kakaktua sinting, kakaktua yang telah mengalami perlakuan sangat sadis, dan kemudian dibuang hanya karena majikannya sudah punya hewan piaraan baru. Tapi apa jadinya kalau ternyata Darryn Peck, si mantan pemilik, juga disia-siakan orangtuanya. Apalagi Ro tengah bergulat dengan kekhawatiran sendiri. Bagaimana kalau nanti adiknya terlahir normal dan orangtuanya tidak lagi sayang pada Ro yang tidak bisa bicara?
Astaga... Tuh kakaktua perlu disikat dulu mulut, eh... paruhnya :D
Ini adalah lanjutan kisah Rowena dalam Blabber Mouth
Tebal: 152 halaman
Terbit: Juni 2003
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Aku mendekatkan wajahku ke arah kakaktua itu dan menatapnya.
"Jangan takut, makhluk malang," ungkap tatapan itu. "Aku ingin membantumu."
"Minggat sana," kata si kakaktua.
Rowena Batts tidak pernah bermimpi akan memelihara kakaktua sinting, kakaktua yang telah mengalami perlakuan sangat sadis, dan kemudian dibuang hanya karena majikannya sudah punya hewan piaraan baru. Tapi apa jadinya kalau ternyata Darryn Peck, si mantan pemilik, juga disia-siakan orangtuanya. Apalagi Ro tengah bergulat dengan kekhawatiran sendiri. Bagaimana kalau nanti adiknya terlahir normal dan orangtuanya tidak lagi sayang pada Ro yang tidak bisa bicara?
Astaga... Tuh kakaktua perlu disikat dulu mulut, eh... paruhnya :D
Ini adalah lanjutan kisah Rowena dalam Blabber Mouth


No comments:
Post a Comment