![]() |
| Category: | Books |
| Genre: | Childrens Books |
| Author: | Alan Temperley |
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 336 halaman
Terbit : Mei 2008
Setelah orangtuanya meninggal, Harry dikirim ke Lagg Hall untuk tinggal bersama kedua bibinya yang sudah tua. Tadinya ia mengira hidup akan membosankan. Tapi ternyata, Bibi Florrie, Bibi Bridget, serta orang-orang di rumah itu tidak seperti dugaan Harry semula...
Ada banyak kejadian aneh yang mencurigakan. Misalnya, bukankah Bibi Florrie terlalu tua untuk menyetir mobil dengan kecepatan 220km/jam? Lalu, bagaimana nenek berumur tujuh puluh bisa memanjat dan melompat-lompat di atas pohon? Siapa mereka sebenarnya? Dan, apa sebenarnya yang mereka rencanakan di larut malam saat Harry sudah tidur? Rencana rahasia yang sengaja disembunyikan... rencana yang benar-benar mendebarkan dan seru!
Tebal : 336 halaman
Terbit : Mei 2008
Setelah orangtuanya meninggal, Harry dikirim ke Lagg Hall untuk tinggal bersama kedua bibinya yang sudah tua. Tadinya ia mengira hidup akan membosankan. Tapi ternyata, Bibi Florrie, Bibi Bridget, serta orang-orang di rumah itu tidak seperti dugaan Harry semula...
Ada banyak kejadian aneh yang mencurigakan. Misalnya, bukankah Bibi Florrie terlalu tua untuk menyetir mobil dengan kecepatan 220km/jam? Lalu, bagaimana nenek berumur tujuh puluh bisa memanjat dan melompat-lompat di atas pohon? Siapa mereka sebenarnya? Dan, apa sebenarnya yang mereka rencanakan di larut malam saat Harry sudah tidur? Rencana rahasia yang sengaja disembunyikan... rencana yang benar-benar mendebarkan dan seru!
Apa yang akan Anda lakukan jika Anda menggaji pengasuh untuk mendidik dan mengawasi anak Anda yang tercinta namun si pengasuh malah memperkaryakan anak Anda untuk melakukan pekerjaan rumah tangga sementara dia hanya bersantai-santai? Itulah yang dialami oleh orangtua Harry Barton. Lavinia McScrew - Gestapo Lil, panggilan dari Harry - yang direkrut untuk menjadi pengasuh malah menindas Harry di rumahnya sendiri. Sayangnya, fakta ini tidak diketahui mereka yang meninggal akibat kecelakaan sewaktu liburan. Akhirnya Harry jadi anak yatim piatu yang tetap saja diporoti oleh Gestapo Lil. Harta peninggalan dari orangtua Harry dijual dengan alasan mereka meninggalkan hutang-hutang yang harus dibayar dan jumlahnya besar.
Harry kemudian berangkat ke desa untuk diasuh oleh kedua bibinya yang sudah tua namun tetap eksentrik, Bibi Florrie dan Bibi Bridget. Jangan menilai orang dari tampangnya. Meski sudah tua, kedua bibi Harry ini tetap berjiwa muda. Di Lagg Hall, Harry dapat menikmati kehidupan selayaknya anak seusia dia (bukan jadi budak seperti sewaktu masih diasuh Gestapo Lil). Harry juga berkenalan dan berteman dengan teman-teman bibinya yang lain, yang malah membuatnya terkagum-kagum dengan kisah-kisah mereka. Kesenangan Harry dirusak oleh kedatangan Gestapo Lil ke desa itu sebagai tunangan dari Kolonel Percy Priestly (Percipops), seorang hakim yang mempunyai sengketa dengan kedua bibi Harry dan teman-temannya. Bahkan di suatu ketika, Percipops berhasil mengambil hak asuh Harry dari kedua bibinya. Bukan Harry namanya jika dia menyerah begitu saja. Harry yang akhirnya berhasil melarikan diri dari sekapan Percipops disembunyikan kedua bibi dan teman-teman mereka sampai keadaan cukup aman.
Setelah mendapatkan cukup informasi dan kesempatan, Harry dan Geng Keriput kemudian bertempur dengan Percipops dan Gestapo Lil demi membersihkan nama baik Geng Keriput dan menguak kebusukan Percipops (dan Gestapo Lil tentunya!). Berhasilkan mereka menyelesaikan misi tersebut? Silakan berkenalan dengan Harry, Bibi Florrie, Bibi Bridget dan teman-teman lainnya dalam Harry and the Wrinklies...
- hal. 13, line 11: me-wariskan
- hal. 14, line 29: kedengaraNnya
- hal. 23, line 1: meragukan-nya
- hal. 55, line 9: me-makai
- hal. 94, line 20: kode footnote Puritan, adanya di akhir kalimat, bukan di belakang kata Puritan
- hal. 103, line 19: pilihaNnya
- hal. 124, line 30: pengEmudinya
- hal. 170, line 7: de-ngan
- hal. 186, line 11: memperagakan (?) => memeragakan (seperti di line 7)
Yah, untuk buku dari GPU terkadang memang suka banyak tanda - yang nongol tiba-tiba di tengah barisan.
Harry kemudian berangkat ke desa untuk diasuh oleh kedua bibinya yang sudah tua namun tetap eksentrik, Bibi Florrie dan Bibi Bridget. Jangan menilai orang dari tampangnya. Meski sudah tua, kedua bibi Harry ini tetap berjiwa muda. Di Lagg Hall, Harry dapat menikmati kehidupan selayaknya anak seusia dia (bukan jadi budak seperti sewaktu masih diasuh Gestapo Lil). Harry juga berkenalan dan berteman dengan teman-teman bibinya yang lain, yang malah membuatnya terkagum-kagum dengan kisah-kisah mereka. Kesenangan Harry dirusak oleh kedatangan Gestapo Lil ke desa itu sebagai tunangan dari Kolonel Percy Priestly (Percipops), seorang hakim yang mempunyai sengketa dengan kedua bibi Harry dan teman-temannya. Bahkan di suatu ketika, Percipops berhasil mengambil hak asuh Harry dari kedua bibinya. Bukan Harry namanya jika dia menyerah begitu saja. Harry yang akhirnya berhasil melarikan diri dari sekapan Percipops disembunyikan kedua bibi dan teman-teman mereka sampai keadaan cukup aman.
Setelah mendapatkan cukup informasi dan kesempatan, Harry dan Geng Keriput kemudian bertempur dengan Percipops dan Gestapo Lil demi membersihkan nama baik Geng Keriput dan menguak kebusukan Percipops (dan Gestapo Lil tentunya!). Berhasilkan mereka menyelesaikan misi tersebut? Silakan berkenalan dengan Harry, Bibi Florrie, Bibi Bridget dan teman-teman lainnya dalam Harry and the Wrinklies...
- hal. 13, line 11: me-wariskan
- hal. 14, line 29: kedengaraNnya
- hal. 23, line 1: meragukan-nya
- hal. 55, line 9: me-makai
- hal. 94, line 20: kode footnote Puritan, adanya di akhir kalimat, bukan di belakang kata Puritan
- hal. 103, line 19: pilihaNnya
- hal. 124, line 30: pengEmudinya
- hal. 170, line 7: de-ngan
- hal. 186, line 11: memperagakan (?) => memeragakan (seperti di line 7)
Yah, untuk buku dari GPU terkadang memang suka banyak tanda - yang nongol tiba-tiba di tengah barisan.


No comments:
Post a Comment